Manusia-Manusia Mulia

Saturday, November 05, 2016

Kelar sarapan, aku pesan gojek tapi gak juga berhasil karena aplikasinya lemot parah. Sepertinya harus aku re-instal. Pas lihat metro mini, langsung dah tuh naik itu turun Kp. Melayu. Lanjut naik transjakarta turun di Senen.

Berhubung aku belum tahu arah ke St. Nanya deh ke driver grab. Eh malah ditawarin tebengan, gretong!! Alias gratis. "Bareng saya aja, saya juga mau jemput orang ke sana." Bapak yang aku lupa nanya namanya, semoga rezekinya lancar ya, aamiin. 

Masuk dah tuh ke loket. Nanya lagi ke orang karena kemarin pertama kali beli tiket di alfamart. "Oh, ini bisa langsung dicetak, ayo saya antar." Ternyata bisa langsung dicetak ke check in corner. Hahaha kelihatan begonya. Pak, barakallah, terima kasih telah membantu.


Dah tuh, nikmat Allah yang mana yang kau dustakan? Itulah kenapa aku gak takut pergi sendirian, karena ada Allah, Allah ada. Terima kasih juga buat Pak X yang udah kasih izin boleh gak masuk hari Senin.

Hei, tak perlu berguru ke orang terkenal--dengan gelar berderet-deret laiknya gerbong kereta--yang tinggal di istana megah untuk memahami hakikat kebaikan. Cukup perhatikan sekitarmu, di antara mereka, Allah hadirkan manusia-manusia berhati mulia yang darinya kau akan mengerti apa arti kebermanfaatan.

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading. What do you think about the article above?

Facebook

Friends

Community