Jujur dan Resikonya

Wednesday, August 10, 2016

Hari ini aku posting sesuatu di instagram client, copy imagenya bertuliskan "Live your life and enjoy Wednesday." lalu copy captionnya aku bikin biar hati makin adem (actually, aku bikinnya sudah beberapa hari yang lalu, tapi jadwal postingnya hari ini): "Setiap permasalahan yang hadir, jangan keluhkan. Semangat hadapi hari dan nikmati."

Well, kalimat yang ku buat benar-benar bekerja pada diriku sore ini, seperti alarm. Iya, aku harus menghadapi setiap permasalahan yang hadir, aku tidak boleh mengeluh. Dan terima kasih, Allah, Engkau membuatku berani untuk jujur terhadap kesalahanku sendiri. Aku melakukan sebuah ketidaksengajaan yang merugikan orang lain, lalu aku segera menulis pesan untuk meminta maaf padanya.

Aku tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Satu yang pasti aku harus berani menghadapi masalah yang tanpa sengaja kuciptakan. Bukankah apa yang terjadi di dalam hidup ini harus kita hadapi dan nikmati dengan gagah? Just believe, you can handle this, Zi. It's okay!

Setiap hal yang terjadi memiliki sebab dan akibat. Termasuk jujur. Ia juga memiliki resiko, entah resikonya baik atau buruk. Lagipula, pointnya bukan di sana, justru kejujuran itu sendiri yang harus dipegang teguh.

Semangat!!

You Might Also Like

1 komentar

  1. Setuju banget. Jujur itu...well...ga selalu berbuah baik, malah dari pengalaman gua, jujur itu lebih banyak sakitnya daripada berbohong...tapi seengganya...yah...bisa bikin hati kita tambah damai hahaha.

    ReplyDelete

Thank you for reading. What do you think about the article above?

Facebook

Friends

Community