Menulis untuk Apa?

Thursday, June 09, 2016

Judul di atas terinspirasi dari judul artikel yang pernah ditulis Pak Hendra Gunawan di sebuah media cetak berjudul 'Profesor untuk Apa?'.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10206536444347931&set=a.3003133155432.2134143.1175432364&type=3&theater

JY, kamu menulis untuk apa?

Sebelum aku menjawab ini, aku ingin menyinggung sedikit tentang artikel di atas. Dalam artikel yang ditulis oleh Pak Hendra, aku menangkap sebuah pemahaman (terlepas dari keterkaitan dengan isi artikel tersebut) bahwa kita sebagai manusia alangkah baik memiliki visi dan misi dalam menjalani kehidupan. Dan dalam pencapaian visi misi tersebut, kita butuh tokoh untuk diteladani. Mengapa? Agar kita terinsiprasi, agar kita optimis, agar kita bisa melahirkan karya yang bermanfaat, agar kita selalu bersemangat. Jangan salah pilih tokoh, karena itu juga akan mempengaruhi terlampau tidaknya visi misi kita.

Di dunia ini, banyak sekali tokoh-tokoh yang bisa mengispirasi generasi selanjutnya. Di Indonesia misalnya, ada Alm. Pak Soekarno, Pak Rhenald Kasali, Pak Mochamad Ridwan Kamil, Pak Anies Baswedan, Kakek Buya Hamka, Ust. Salim A. Fillah, Bang Darwis (Tere Liye), Bunda Helvy Tiana Rosa, dan masih banyak lagi tentunya.

Dalam Islam, ada satu tokoh yang tidak bisa dibandingkan dengan manusia lain. Satu-satunya tokoh yang merupakan teladan terbaik. Siapakah dia? Ialah Muhammad saw., lelaki yang lahir pada 12 Rabiulawal 571M dan wafat pada 12 Rabiulawal 632 M. Beliau yang dikenal sangat jujur, bijaksana, dermawan, ramah, dan baik hati. Segala sifat baik ada pada beliau.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al Ahzab: 21)

Jadi, kamu menulis untuk apa? Hm, tentu berkaitan dengan visi dan misi, namun biarlah diri sendiri yang menyimpan jawabannya, karena setiap orang memiliki alasan masing-masing mengapa mereka menulis, menenggelamkan apapun ke dalam lautan kata-kata. Syukur-syukur jika tulisan itu bisa bermanfaat untuk orang lain. Apalagi jika tokoh yang diidolakan adalah Rasul, sosok yang akan selalu menginspirasi dalam segala lini kehidupan.

Wassalam.

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading. What do you think about the article above?

Forum Lingkar Pena Sidoarjo

Friends

Community