Great Teacher

Assalamu'alaikum, kawan !

Hari ini aku akan posting review magang hari Selasa dan Rabu, maaf, kemarin belum sempat, jadi aku gabung saja ya? :)

Tuesday, Sept 2nd 2014
Hari Selasa itu istimewa. Kok bisa? Iya, kata Mbak Malika, Admin Syafa'at, Syafa'at selalu mengadakan rapat khusus setiap hari Selasa. Aku menamainya rapat tausiyah, hehe. Tema tausiyahnya yaitu tentang nikmat menjaga kesehatan. Betapa kesehatan sungguh mahal harganya. Bersyukurlah bagi kita karena diberikan Allah nikmat dapat bernafas dengan gratis, berjalan dengan sempurna, melihat dengan jelas apa yang ada di sekitar kita. Penceramah hari tersebut adalah Pak Kamno, General Staff di Syafaat. Pak Kamno adalah orang yang sangat baik, ramah, dan lucu. Beliaulah orang yang sangat aku hormati di Syafa'at setelah Pak Andika. Sejak kecelakaan tiga tahun yang lalu, Pak Kamno kehilangan penglihatannya sekitar 90% ! Bayangkan saja, sedih pasti melanda hatinya, tapi beliau yakin bahwa Allah selalu mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya. Subhanallah..

Seusai rapat tausiyah, dilanjutkan dengan rapat brief baru. Soraya teman kuliahku, Iman (maaf kemarin salah sebut, Iman itu yang dari UNS, sedangkan yang dari Bandung itu Firdaus), Mas Reiga, dan Pak Andika bertugas membuat logo. Mas Wibi dan aku disuruh membuat tagline untuk logo tersebut. Setelah rapat selesai, Mas Reiga duduk disebelah Soraya untuk menjelaskan bagaimana seharusnya proses pembuatan logo itu. Iman pun ikut nimbrung. Kalimat Mas Reiga yang paling menancap di kepalaku itu:

Lebih baik membuat tiga tapi emas, daripada banyak tapi perak

Cool banget kan? :)

Konsep itu penting sekali, setelah memikirkan konsep yang matang, barulah kita membuat sketsa. Setelah itu tuangkan hasil sketsa ke dalam komputer menggunakan aplikasi grafis. Kurang lebih begitu kata Mas Reiga. Lalu Mas Wibi menghampiri dan duduk disebelahku untuk menyarankanku membuat slogan untuk brief kemarin, baru setelah itu brief yag dibahas saat rapat tadi. Sungguh, membuat tagline itu nggak gampang ! Tapi seru !! hehehe. Beberapa kali email-email-an dengan Mas Wibi, banyak sekali kritik yang diberikan untuk slogan yang aku kirimkan ke beliau untuk dikoreksi. Tapi yang aku senang dari mas Wibi, meskipun dikritik, tapi penggunaan bahasanya sangat menyemangati. Makasih banget lho, Mas Wib. Apalagi di akhir-akhir ada kalimat, "Selamat sore menjelang petang :) ". Beruntung banget nggak sih dapat pembimbing seperti Mas Wibi ? :D

Wednesday, Sept 3rd 2014
Berangkat magang lebih awal dari biasanya, entah, mungkin karena ogah berleha-leha gak jelas di dalam kosan. hehehe. Menyapa Pak Kamno yang terlihat keren dengan jaket lorengnya, hahaha. Nggak lama kemudian Mas Wibi masuk kantor sambil senyam-senyum, emang dasar orangnya ramah kali ya? Menyusul semakin banyak kru yang datang. Seperti sudah mengerti apa yang harus dikerjakan, masing-masing orang sibuk dengan komputernya. Itu yang membuatku salut dengan creative agency bernama Syafaat ini, suasana yang sangat 'rumahan', kekeluargaan banget, suka bercanda, masak-masak, nonton film, nyanyi-nyanyi, selalu shalat jamaah dzuhur dan ashar, tapi tugas tetap dikerjakan dengan sangat keren :)

Nggak lama setelah aku menyalakan komputerku, Mas Wibi tiba-tiba duduk disebelahku, menjelaskan apa yang sebaiknya aku lakukan untuk mencari filosofi sebuah nama perusahaan. Kalau aku buat berlebihan, aku menggambarkan pembimbingku itu seperti ini..

He smiles when entering the room. Looks so good and calm, Allah, he truly has inner of shine. A few minutes later, he’s sitting down near me then explaining how to find the philosophy behind a company name. I call him sensei to respect him as my supervisor in copywriting field.

Oh, how gentle him as a supervisor. So smart and has a good attitude.

Nah lho?! alay banget aku nulisnya, hahaha. Pasti ketawa tuh orang kalau baca nih tulisan :p Tapi biarlah, aku hormat sekali dengan guruku satu ini. hahaha. Setelah dapat tausiyah dari Mas Wibi *kok tausiyah sih zi? XD Aku segera mencari tahu seperti apa kunci yang dipegang oleh perusahaan, kata-kata yang memegang peranan penting bisa dijadikan amunisi untuk mebuat slogan, seperti itu maksud Mas Wibi. Searching sampai menjelang siang, akhirnya aku mengirim satu slogan dalam bahasa Inggris, ooooh setelah kritikan banyak, hari itu aku dapat respon yang baik sekali, Mas Wib balas email seperti ini, "Waa apik lek wiki, siji ngkas sing Indonesia version ya , gae pe er ya gak mengapa . Sipirili pokokmen :D" hahaha artinya itu, "yang ini baru bagus, buat satu lagi pakai bahasa Indonesia ya, dijadikan pe er juga gpp kok" kurang lebih begitu. Senangnya bukan main. Lebih dari satu jam kemudian, aku mengirim slogan yang berbahasa Indonesia, Alhamdulillah, dibilang keren. Dari sini aku belajar, slogan (atau bisa disebut tagline) sebaiknya mengandung unsur intern dan ekstern, maksudnya, menunjukkan kekuatan tim dan memperlihatkan kredibilitas perusahaan di mata calon klien. Dan itu GAK GAMPANG ! hahaha

Oh iya, sebelum aku pulang, mas Wibi mengirim catatan tentang slogan yang aku buat pada hari pertama magang, dikomentari dengan sangat enak, maksudnya penggunakan bahasa untuk mengkritik sangat membangun dan menyemangati untuk bisa membuat yang lebih dari itu. Terima kasih banyak Mas Wib, you're such a good teacher for me. Saatnya pulaaaang :))

"Ziah, ayo tak anter, pakai motorku, nanti biar aku pakai motornya Iman", Ajakan Mas Wibi. "Nggak usah mas, makasih, dekat kok, jalan kaki saja", jawabku. "Oh, yasudah, jalan kaki biar sehat. hati-hati ya..", ucapnya. :))

Such a good teacher, right? How lucky i am have him as my supervisor.

Wassalam

2 comments:

  1. owowowoow.....it's glad to hear that..:D
    Jadiii inget critanya perahu kertas twiin..:D

    ReplyDelete
  2. oh .. terdengar aroma *u***-bu*** :D good luck :)

    ReplyDelete

Thank you for reading. What do you think about the article above?