Survive Untuk Kuliah

Thursday, August 14, 2014

Assalamu'alaikum..

Sobat, apakah kalian mahasiwa yang ingin sekali bekerja paruh waktu? Ingin meringankan beban orang tua membiayai kuliah? Jika iya, aku akan berbagi tips yang semoga bisa membantu. Postingan kali ini berdasarkan pengalamanku dan beberapa temanku. Oke, kita mulai saja ya?

1. Niat
Ketika kita memutuskan untuk bekerja paruh waktu, jangan sampai salah niat ya. Kerja untuk bisa kuliah, bukan kuliah untuk bisa kerja, bukan. Mantapkan niat untuk beribadah kepada Allah, semoga dimudahkan jalannya. Ada lho yang keasyikan kerja jadi lupa menyelesaikan kuliahnya, ingin seperti itu? Pikir-pikir dulu ya baik buruknya.

2. Potensi & Skill
Coba pikirkan atau bahkan tulis apa saja potensi dan skill yang kita miliki. Apakah kita suka menulis? suka mengajar? suka menggambar? mendesain? memotret? membuat video? atau mungkin membuat kerajinan tangan?

3. Membuat Pilihan
Tetapkan satu atau dua dari sekian daftar yang telah kita tulis dari poin ke 2. Misalnya kita suka menulis, kita bisa mengirim artikel ke berbagai surat kabar. Jika memang rejeki kita, insyaAllah ada royalti. Kalau suka mengajar bagaimana? Kita bisa menawarkan diri ke tetangga kita yang memiliki anak-anak yang masih bersekolah dasar untuk mengajar mereka secara privat, atau mungkin bergabung dengan lembaga pendidikan non-formal. Banyak jalan kok agar bisa survive untuk kuliah.

4.  Manajemen Waktu
Ada waktu untuk kuliah, ada waktu untuk organisasi, ada waktu untuk bekerja, ada waktu untuk membantu orang tua di rumah, dan yang paling penting ada waktu untuk beribadah, makan, dan juga beristirahat. Jangan sampai sibuk kuliah dan bekerja kita jadi lupa menjaga kesehatan lhoo.. Sekedar share, aku pernah jatuh sakit karena sering pulang malam tapi tidak diimbangi dengan pola makan yang teratur. Jangan ditiru ya, karena kalau jatuh sakit kita jadi kesulitan belajar dan bekerja.

5. Perbanyak Teman
Iya, perbanyaklah teman yang baik, jika mereka mengetahui skill yang kita miliki, bisa jadi mereka meminta bantuan kepada kita untuk melakukan sesuatu. Misalnya, kita bisa mendesain, bisa saja ketika teman kita mengetahui ada orang yang membutuhkan jasa desain, teman kita merekomendasikan diri kita. Dapat duit, deh. Alhamdulillah.

6. Sedekah
Ini penting sekali, lho. Bersedekah ketika ada harta itu biasa, tapi ketika kita bersedekah saat kita kesulitan tentu itu luar biasa. Pahalanya insyaAllah nggak cuma di akhirat, tapi Allah langsung nurunin tuh rejeki datang ke kita. Terkadang nggak melulu berupa harta, bisa juga berupa kesehatan, atau bahkan dipertemukan dengan orang-orang yang akan mengantarkan kita lebih mudah menjemput impian. Bersedekah juga merupakan bentuk representasi rasa syukur kita kepada Allah atas kesempatan mengenyam pendidikan lebih tinggi. Jadi, sedekah itu penting kan? :)

Selamat bersemangat !
Wassalam

You Might Also Like

1 komentar

  1. It's real. Inspiratif. Semoga kita selalu diberi kekuatan dalam hal baik. Amin :)
    (GO zia GO hehe),
    kunjungi juga : http://media.ikhram.com/penyempurna-ibadah-hal-hal-yang-dilarang-ketika-shalat/

    ReplyDelete

Thank you for reading. What do you think about the article above?

Forum Lingkar Pena Sidoarjo

Friends

Community