Persepsi Pemudi

Sunday, June 15, 2014

Auratmu tertutup rapi, tapi wajahmu selalu dipandangi
Sering berdua bersama kekasih, lupakah kau belum dinikahi
Pergi ke manapun harus minta izin, padahal ia bukan suami
Untuk apa bekal agama jika tak berlatih mentaati
Aku juga bukan orang yang suci seperti nabi
Hanya manusia biasa yang memiliki rasa peduli
Terserah kalau mau dibilang sok menasihati
Ini hanya suatu persepsi
Alangkah baik habiskan waktu perbaiki diri
Menambah kawan, menuntut ilmu, agar cita kita teraih
Akan ada masa Tuhan kirimkan teman hidup untuk berbagi
Oh pemudi, tugasmu tunjukkan bakti
Pada ibu, bapak yang besarkanmu hingga kini
Bukan lelaki yang katanya cinta tapi tak segera menikahi
Itu ironi

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading. What do you think about the article above?

Forum Lingkar Pena Sidoarjo

Friends

Community