Client Brief & Creative Brief

Wednesday, April 09, 2014

Postingan kali ini adalah ringkasan materi kuliah yang aku dapatkan di kelas pada tanggal 14 Maret 2014 lalu, tentang Client Brief dan Creative Brief.

Client Brief ? Apa itu?
Ketika suatu perusahaan ingin membuat suatu iklan atas produk yang dimiliki, maka ia akan menghubungi suatu agensi untuk membuat iklan tersebut. Dari pihak agensi, siapa yang akan ditemui oleh pihak perusahaan? Jawabannya adalah Account Executive (AE). Pertemuan antara AE dengan pihak perusahaan untuk membicarakan perihal iklan yang diinginkan perusahaan disebut Client Brief. Ya, perusahaan tersebut adalah klien bagi si agensi.

Lalu, apa saja yang harus diketahui agensi saat Client Brief?
  1. Background. Agensi harus mengetahui latar belakang produk yang akan diiklankan
  2. Client’s objective for the job. Perusahaan ingin mengenalkan produk? menjelaskan produk? atau apa?
  3. Product benefit. Agensi harus mengetahui benefit yang dimiliki produk agar iklan yang dibuat adalah jujur dan tidak membodohi masyarakat.
  4. Product positioning. Ini produk apa? (+)nya apa? bisa apa? dan apa2 yang lain. :D
  5. Who are we talking to? jika produknya adalah susu bayi, tentu target market adalah Ibu, bayi adalah audiens, bukan target market.
  6. Mandatory. Jangan lupa pesanan klien, jika mereka minta desain warna biru maka agensi harus menggunakan warna biru.
  7. Tone and Manner
  8. Timeline deadline
Creative Brief
Setelah AE melakukan Client Brief, AE bersama divisi-divisi di dalam agensi akan melakukan Creative Brief untuk membuat konsep kreatif iklan.
Creative Brief, apa saja yang harus diperhatikan?
  1. Product analysis
  2. Marketing background
  3. Communication background
  4. Competitive frame
  5. Consumer

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading. What do you think about the article above?

Forum Lingkar Pena Sidoarjo

Friends

Community