8 Tips Menulis Dari Akuntan Profesional

Thursday, April 10, 2014

Assalamu’alaikum, kawan.

Sabtu lalu (5/4), di kampus Ubaya Tenggilis ada talkshow bersama Bang Darwis Tere Liye. Alhamdulillah, bisa bertemu Bang Darwis lagi, senaaang sekali. :) Lebih senang lagi karena pada sesi tanya jawab aku mendapat kesempatan untuk bertanya kepada beliau. Berinteraksi dengan penulis super sederhana ini rasanya damai sekali. Berikut adalah rangkuman singkat dari acara talkshow tersebut versiku. Semoga bermanfaat..

1. Menulis adalah kebiasaan. Tulisan akan menjadi baik seiring jam terbang kita. Seperti the power of habit.
2. Penulis yang baik adalah pengamat yang baik. Jika kita peka dan pandai mengamati lingkungan sekitar, apapun bisa kita tulis.
3. Semakin sederhana tulisan maka semakin mudah menemukan sudut pandang. Iya, tak perlu menulis terlalu rumit, mengalir saja apa yang ingin disampaikan maka segera ditulis. Saat menulis novel Hafalan Sholat Delisa, Bang Darwis belum pernah pergi ke Aceh, lho..
4. Penulis yang baik melakukan riset yang baik. Bang Darwis kalau riset tak jauh-jauh, karena pembaca novel Bang Darwis sering dengan sukarela mendeskripsikan tempat-tempat yang berpotensi menjadi setting cerita. Bagaimana dengan kita? Mudah saja, kembali ke poin ke dua, segera jadi pengamat, hehe~
5. Yang paling penting dari seorang penulis adalah tulisannya. Penulis tidak perlu harus terkenal, yang terpenting tulisannya bermanfaat.
6. Tulisan itu bukan melulu tentang gaya bahasa yang bagus, melainkan efektif. Kita sebagai penulis mengerti apa yang kita tulis, dan pembaca mengerti yang ia baca, dengan kata lain mengerti tulisan kita.
7. Menulis apapun yang relevan dengan kita. Tidak ada istilah tulisan bagus / jelek, yang ada adalah relevan / tidak. Masa’ iya sih kita hanya hobi memasak tapi menulis tentang hobi balapan motor, ahihii~
8. Temukan motivasi terbaik. Iya, kunci agar kita terus menulis tanpa disinggahi rasa malas adalah dengan memiliki motivasi terbaik di dalam hati. Maka, yang masih malas menulis, mari segera temukan motivasi terbaik kita.

*by the way, judulnya kok akuntan profesional? Iya, Bang Darwis menyebut dirinya akuntan profesional. Kalau Bang Tere menyebut dirinya ahli fiksi. Hahaha :D (hanya pengamat Bang Darwis yang paham)
Selamat menulis :)

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading. What do you think about the article above?

Facebook

Friends

Community