Epic. Ini Bukan Review Film

Thursday, January 02, 2014

Film animasi macam apa ini, aku dibuat kagum sampai nangis, sampai senyum sambil nangis. Satu nilai yang ku dapat, tak terlihat bukan berarti tak ada. Bermakna dalam sekali.

Ya, Ibu, aku benar-benar menyayangimu. Perasaan yang tak terlihat, suatu saat akan ku tunjukkan dan kau akan melihatnya dengan baik. Ibu, sering sekali aku membuatmu marah, malasku ini, maafkan. Ibu, akan ada saat aku melihatmu tersenyum bangga pada anakmu ini. Yang ku lakukan meski terkadang tak kau sukai, semua ini bukan hanya untukku. Ini untukmu, Bu. Untuk keluarga yang kau perjuangkan dengan peluhmu.

Dan untukmu, Kei. Dunia kita memang berbeda. Tapi kau harus tahu, kau adalah teman terbaik yang membuatku lebih peka. Diam dan sederhanamu itu yang luar biasa. Aku belajar banyak darimu. Aku tak peduli pada pendapat orang lain tentangmu, aku mengenalmu dengan caraku sendiri, Kei. Baikmu, jelekmu, aku mengetahuinya. Aku mengetahui yang orang lain tak ketahui, meski, ya, sering aku tak mengetahui apa yang orang lain tahu tentangmu. Kei, tetaplah dalam sederhanamu. Aku akan selalu menyayangimu. Kita akan selalu menjadi teman baik, kan?

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading. What do you think about the article above?

Forum Lingkar Pena Sidoarjo

Friends

Community