Manusia dan Energi Kuantum

Pagi tadi masih terbawa suasana kemarin malam. Sedikit galau, bukan galau biasa. hehe. Project yang sedang aku dan teman-teman kerjakan sudah mendekati deadline, tapi, persiapan masih belum matang :( Talent dan tempat shooting masih belum lengkap. huhu. Ini yang bikin aku galau. Tapi.... aku yakin pasti bisa. Ini pasti bisa dikerjakan dengan baik. Pasti ada jalan selama aku terus berusaha mencari jalan keluar. Semoga Allah selalu membimbing dan menjagaku. Menjaga kita dan impian kita, aamiin.

Disaat-saat masih tersisa galauku, kebetulan tadi online facebook untuk ngirim file. Eh, Angga nongol di aplikasi chat. Tambah galau jadinya, tapi, di tengah obrolan Angga nulis kalimat yang aku anggap "obat galau". Ya, cukup mengobati.

G: mbak gmn ?

Z: pihak sekolah blm ngasih jwban hari ini aku mau nyari sekolah SD lagi, sesuai saran Rere. insyaAllah besok mlm ngmpul. aku uda mnta tlong rere bwt mulai nyicil property.

G: luar biasa mbak . hehehe

Z: --' puyeng aku, ini pglman pertama kyk gni

G: maksudnya ?

Z: y biasanya aku cm bkin script. jd ngk berperan terlalu gede. bkin surat2 segala. hehe

G: hahahahaa . ini perjalanan hidup menuju kesuksesan dengan energi quantum

Z: gara-gara kamu ini

G: kok aku sih

Z: hahahah iyaaa kmu yg ngajakin kan. terus malah aku ditinggal ke jogja. hahahah dasar

G: jiaahhhh . kalau g gittu pada g gerak e

Z: aku lho gerak kok. yeee

G: gerak kaayak apa . ? semut kucing harimau ?

Z: gerak sebisaku, insyaAllah.

G: sip sip . makasih banyak ya mbak . berikan yang terbaik buat bangsa kita

Z: iya insyaAllah, kamu juga ya, selalu berikan yg terbaik. aku juga terima kasih banyak, aku byk bljr dr kmu Ga dr Rere dn kwn2 jg

Di atas tadi itu obrolanku sama Angga. Ini kalimat Angga yang aku sebut obat galau tadi: "ini perjalanan hidup menuju kesuksesan dengan energi quantum". Ya, energi kuantum. Sekitar pertengahan bulan Agustus lalu, aku, Angga, dan Pak Wisnu sedang hunting lokasi. Pas lagi istirahat nunggu adzan dzuhur, Pak Wisnu bahas tentang manusia dan energi kuantum yang bikin aku sama Angga berasa sedang kuliah spiritual berisi motivasi. hehe. Sejak itu aku ingin menjadi positif, ya, be positive. Dengan selau berpikir positif, apapun yang kita inginkan akan terwujud. "Saya sudah membuktikan", kata Pak Wisnu. Haha waktu itu aku menjadi berapi-api, on fire gitu dah.

Gegara masalah yang bikin galau, mungkin karena ulahku sendiri belum bisa "cak cek" kayak Angga. Jadinya aku agak down. Kepala pusing dan rasanya pengen nangis karena bingung harus ngapain. Eh, Alhamdulillah, Allah memang Maha Baik dan Maha Pengasih. Allah membimbing selalu, Allah menyadarkanku lewat kalimat Angga yang nyinggung energi kuantum tadi. Itu bikin aku ingat apa yang dibilang sama Pak Wisnu dulu. Ini beberapa kalimat yang sempat beliau share ke aku sama Angga, kurang lebih begini: Pikiran dan perasaan harus fokus saat berdoa. Pasti terkabul. Sudah dijamin Allah. Sekedar catatan, usahakan saat berdoa keadaan jantung sedang stabil, karena disitulah kunci khusyu'. Satu lagi, impian harus ditulis, bukan diketik lho, ditulis. Biar alam bawah sadar ngerekam. Maksudnya gini, otak bawah sadar kapasitasnya lebih besar, dan itu tersimpan dengan baik. Otak bawah sadar hanya bisa menerima hal positif, jadi berfikirlah yang positif, jangan ada unsur negatif seperti susah, sulit, bodoh, jelek, atau apapun. Karena kembali ke energi kuantum tadi, ada unsur bahwa pikiran Anda membentuk realitas Anda. Ya, kurang lebih begitu. Jadi, mari kembali berpikir positif, selalu ya. BE POSITIVE ! Aaamiin :)
Pasti ada jalan. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. (QS. Al Insyirah: 5-8)

No comments:

Thank you for reading. What do you think about the article above?